GBP/USD Menguat di Tengah Sorotan Politik dan Sinyal BoE

Tatiana Park 26 Feb 2026 18 views

Pound sterling menguat terhadap Dolar AS menjelang pemilihan sela di Inggris. Selain dinamika politik domestik, pelaku pasar juga mencermati sinyal kebijakan terbaru dari Bank of England (BoE).

gbpusd menguat

Pasangan GBP/USD melanjutkan tren kenaikan sejak perdagangan sebelumnya dan sempat menyentuh level tertinggi 1.3575 pada sesi Asia hari ini (26/Feb). Penguatan Pound didorong oleh kombinasi sentimen politik menjelang pemilihan sela di Inggris, serta pernyataan bernada hawkish dari sejumlah pejabat Bank of England (BoE).

Inggris hari ini menggelar pemilihan sela di Gorton dan Denton, dua daerah strategis di wilayah Manchester. Jajak pendapat terbaru menunjukkan persaingan yang semakin ketat antara Partai Buruh yang berkuasa dan Partai Hijau. Meski secara historis wilayah tersebut merupakan basis kuat Partai Buruh, dukungan terhadap Partai Hijau dilaporkan terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Hasil pemilihan ini dipandang pasar sebagai indikator penting bagi stabilitas politik Inggris. Kekalahan Partai Buruh berpotensi memunculkan kembali spekulasi terkait posisi Perdana Menteri Keir Starmer, sementara kemenangan diyakini dapat memperkuat legitimasinya. Sejauh ini, sebagian besar analis menilai Partai Buruh masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan kursi.

"Kekalahan besar bagi Partai Buruh dapat kembali memicu spekulasi mengenai kepemimpinan partai dan sekali lagi memberi tekanan pada nilai tukar pound," ujar Chris Turner, kepala analis pasar di ING Bank.

Selain faktor politik, pergerakan Pound juga mendapat dukungan dari pandangan kebijakan moneter BoE. Gubernur BoE Andrew Bailey menyampaikan bahwa setelah prospek kebijakan bulan depan, penurunan suku bunga lanjutan perlu dipertimbangkan dengan hati-hati karena inflasi sektor jasa belum menunjukkan penurunan yang konsisten.

Sementara itu, anggota Komite Kebijakan Moneter BoE Megan Greene menulis dalam kolom opininya di The Financial Times bahwa terdapat "alasan kuat bagi BoE untuk mengambil langkah yang berbeda dari The Fed." Menurutnya, penurunan suku bunga oleh The Fed justru berisiko membuat tekanan inflasi di Inggris lebih bertahan lama, sehingga BoE mungkin perlu mempertahankan kebijakan yang relatif lebih ketat.

Dengan kombinasi risiko politik domestik dan perbedaan arah kebijakan moneter global, pergerakan pound sterling dalam jangka pendek akan tetap sensitif terhadap perkembangan terbaru dari kedua isu tersebut.

Kembali Ke List Berita

Berita Broker Terpopuler

lihat semua